Home Edukasi Kejurda Floorball DKI Jakarta 2026 Resmi Dimulai

Kejurda Floorball DKI Jakarta 2026 Resmi Dimulai

Hari Pertama Gelar 23 Pertandingan

105
0
SHARE
Kejurda Floorball DKI Jakarta 2026 Resmi Dimulai

JAKARTA, parahyangan-post.com- Kejuaraan Daerah (Kejurda) Floorball DKI Jakarta 2026 resmi dimulai di Gelanggang Olahraga (GOR) Sunter, Jakarta, Sabtu (24/10/2026)

Pada hari pertama, panitia menggelar 23 pertandingan yang melibatkan 46 tim dari berbagai kelompok umur dan kategori. Yakni, 16 tim KU 13 putra dan enam tim KU 13 putri. Selanjutnya  12 tim KU 17 putra, delapan tim KU 17 putri, serta empat tim senior putra.

Ketua Umum Asosiasi Floorball Indonesia (AFI) Provinsi DKI Jakarta, Dr. Misbah Fikrianto, MM., M.Si., M.Pd. meminta  setiap klub menunjukkan kemampuan terbaiknya.

”Kejuaraan ini menjadi ajang bagi klub-klub floorball di Ibu Kota untuk menguji kemampuan atlet, mengukur hasil pembinaan, sekaligus menjaring pemain potensial yang dapat dikembangkan untuk menghadapi kejurnas,” ujar Misbah kepada media di lokasi pertandingan. 

Misbah juga mengingatkan seluruh atlet agar menjaga sportivitas . Menurut dia, kompetisi bukan sekadar ajang untuk mengejar kemenangan, melainkan juga sarana membangun karakter, kedisiplinan, dan mental bertanding.

“Jaga sportivitas dalam pertandingan. Setiap klub harus menunjukkan kemampuan terbaiknya dan menjadikan Kejurda ini sebagai kesempatan untuk membuktikan hasil pembinaan yang telah dilakukan,” tekan Misbah.

Lima Kelompok Pertandingan

Sementara Ketua Panitia  Julfikar Setiadi, menjelaskan bahwa pertandingan dibagi ke dalam lima kelompok berdasarkan kelompok umur, jenis kelamin, dan format permainan.

https://parahyangan-post.com/berita/detail/kesempatan-masih-terbuka-ayo-daftarkan-tim-kalian-di-kejurda-afi--dki-2026

Kelima kategori tersebut meliputi kelompok umur (KU) 13 putra dengan format lima lawan lima (5v5), KU 13 putri 5v5, KU 17 putra 5v5, KU 17 putri 5v5, serta kategori senior putra dengan format tiga lawan tiga (3v3).

Pembagian kategori tersebut memberikan ruang bagi atlet usia muda untuk mengasah kemampuan teknis sekaligus menambah pengalaman bertanding.

Julfikar menambahkan, panitia menetapkan juara pertama dan juara kedua pada setiap kategori yang dipertandingkan. Adapun dua tim yang kalah pada babak semifinal akan menempati posisi ketiga bersama.

“Dua tim yang kalah pada babak semifinal akan menempati posisi ketiga bersama, tanpa pertandingan tambahan untuk memperebutkan peringkat tersebut,” jelas Julfikar.

Ketentuan itu membuat tim peserta dapat memusatkan perhatian pada setiap pertandingan untuk meraih hasil terbaik, tanpa harus menjalani laga tambahan perebutan tempat ketiga.***(pp/aboe)

Video Terkait: